Setelah 8 Tahun Menikah, Raisa dan Hamish Daud Resmi Cerai

Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.

RAISA DAN HAMISH resmi cerai, Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai setelah delapan tahun bersama.

Setelah menjalani beberapa kali proses persidangan yang cukup panjang, akhirnya Pengadilan Agama Jakarta Selatan  memutuskan perceraian mereka pada 15 Desember 2025. Kabar perceraian ini juga diungkapkan langsung oleh Putra Lubis, pengacara Raisa.

“Pagi. Alhamdulillah udah putus verstek ya. Mengabulkan gugatan & menyatakan perkawinan antara Raisa & Hamish putus karena perceraian,” ungkap Putra Lubis.

Keputusan cerai Raisa dan Hamish Daud sendiri disebut sah sejak hari Senin (15/12). “Per kemarin ya,” tambah Putra Lubis singkat.

Seperti diketahui, Raisa dan Hamish Daud telah menikah sejak tahun 2017 silam. Dari pernikahan itu mereka telah dikaruniai 1 orang anak.

Pada bulan Oktober 2025 lalu, Raisa tiba-tiba mengajukan gugatan cerai kepada Hamish. Dan hari ini, Raisa dan Hamish Daud telah resmi dinyakan cerai.

Keputusan ini menandai akhir dari kisah cinta yang pernah dianggap harmonis oleh banyak penggemar. Meskipun perpisahan ini menyedihkan, Raisa dan Hamish Daud berkomitmen untuk tetap menjaga komunikasi demi putri mereka.

Kesepakatan Raisa dan Hamish Daud dalam Co-Parenting dan hak asuh anak untuk Zalina. 

Raisa dan Hamish Daud telah sepakat untuk menerapkan sistem co-parenting. Kesepakatan ini dicapai di luar proses pengadilan demi kepentingan sang anak, Zalina.

“Soal anak itu memang dari awal para pihak itu co-parenting. Jadi sampai hari ini juga kan nanti ganti-gantian. Mau kapan bersama bapaknya, kapan bersama ibunya, itu sudah diterapkan,” ujar Putra Lubis.

Keduanya berkomitmen untuk menjadi orang tua terbaik bagi Zalina. Mereka juga meminta pengertian dari semua pihak untuk menjaga privasi demi dampak positif bagi anak mereka.

“Mereka pisah baik-baik. Komunikasinya baik, hubungannya baik. Jadi fokusnya adalah untuk membesarkan anak saja,” lanjutnya.

Rumor soal isu adanya orang ketiga tak masuk ke sidang perceraian dan tidak pernah terjadi

Isu adanya orang ketiga yang beredar di media sosial sebelumnya telah diklarifikasi langsung oleh Hamish Daud. Tak hanya itu saja, isu mengenai orang ketiga yang jadi penyebab perceraian juga dibantah oleh kuasa hukum Raisa. Ia menegaskan bahwa rumor tersebut tidak pernah menjadi bagian dari proses persidangan.

“Itu rumor ya. Karena itu juga tidak menjadi materi di persidangan. Dan selama proses sampai saat ini juga tidak ada isu itu,” ungkap Putra.

Hamish Daud juga menegaskan bahwa kabar perceraian mereka tidak disebabkan oleh orang ketiga. Ia meminta maaf atas rumor yang beredar dan menyebut sosok yang disebut-sebut hanyalah teman lama.

Perjalanan Cinta Raisa dan Hamish Daud dari Menikah Hingga Bercerai

Perceraian Raisa dan Hamish Daud ini tentu saja sempat mengejutkan banyak pihak. Terlebih keduanya sebelumnya dikenal sebagai pasangan harmonis dan jauh dari pemberitaan negatif. Bahkan, kabar pernikahan keduanya pada 2017 lalu sempat menghebohkan media sosial. Berikut ini perjalanan cinta Raisa dan Hamish Daud dari pernikahan hingga memilih untuk bercerai:

  • Pertemuan pertama keduanya terjadi pada pada tahun 2013 dan semakin dekat di tahun 2014.
  • Pada 2016 akhir, Raisa terlihat mendampingi Hamish Daud di premiere film THE NEKAD TRAVELER. Momen ini menjadi momen go public hubungan keduanya.
  • Keduanya memutuskan bertunangan pada 21 Mei 2017 dan resmi menikah pada 3 September 2017 di Jakarta.
  • Raisa dan Hamish Daud dikaruniai seorang putri bernama Zalina Raine Wyllie, pada 13 Februari 2019. Keduanya bahkan menjaga privasi putri semata wayang dari publik.
  • Raisa mengajukan gugatan cerai pada 22 Oktober 2025.
  • Putusan cerai dijatuhkan pada 15 Desember 2025.

Tak ada perebutan harta gono gini

Ia juga menegaskan bahwa dalam gugatan ini tidak ada pembahasan mengenai harta bersama atau gono gini. Fokus  persidangan semata-mata hanya pada status perceraian.

“Enggak ada, enggak ada gono-gini. Itu bukan materi persidangan. Intinya di sini cuma soal statusnya saja,” ujar Putra Lubis.

Hal serupa juga berlaku untuk nafkah anak dan dampak lain dari perceraian. Pasalnya, hal tersebut sudah didiskusikan dan mencapai kesepakatan bersama di luar persidangan

“Akibat-akibat perceraian itu memang tidak menjadi isu. Jadi fokusnya di sini adalah status saja,” katanya. (NYL)

Pos terkait