Warga Rokan Hilir Riau Geruduk Rumah Bandar Narkoba, 4 Orang jadi Korban

Akibat keresahan warga terhadap maraknya peredaran narkoba, warga Panipahan, Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir (Rohil), Riau, menyerbu rumah terduga bandar Narkoba hingga melakukan perusakan dan pembakaran kendaraan.

ROKAN HILIR, LM – Warga di Panipahan, Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir (Rohil), Riau, meluapkan emosi dengan menggeruduk sebuah rumah yang diduga milik bandar narkoba, Jumat (10/4/2026). Video aksi tersebut viral di media sosial.

Sebelumnya warga melakukan demo di kantor Polsek Panipahan, karena merasa tidak ada tanggapan akhirnya warga bergerak ke rumah terduga bandar Narkoba di Jalan Bundaran, Bundaran Barat, Kecamatan Palika.

Awalnya dirumah terduga bandar Narkoba aksi berlangsung damai, namun emosi warga tidak terbendung ketika seorang anak menjadi korban pemukulan oknum aparat kepolisian.

Warga yang emosi itu kemudian melakukan pengeroyokan terhadap tiga oknum polisi itu.

Terlihat massa dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, tampak berkumpul di sekitar lokasi.

Aksi tersebut dipicu keresahan warga terhadap maraknya peredaran narkoba dan tidak adanya langkah tegas dari aparat penegak hukum setempat terhadap aktivitas yang diduga telah lama meresahkan di lingkungan mereka.

Dalam video yang beredar, warga terlihat mendatangi rumah tersebut sambil meluapkan kemarahan. Situasi memanas saat massa mulai melempari rumah dan menjebol pagar besi.

Tidak hanya itu, sejumlah kendaraan yang berada di dalam halaman turut menjadi sasaran. Satu unit motor dibuang ke parit, sementara tiga lainnya ditumpuk di luar rumah sebelum akhirnya dirusak dan dibakar.

Terlihat warga melempari rumah bertingkat dengan pagar biru dan besi hitam yang diyakini sebagai pusat aktivitas peredaran narkoba.

Aksi massa warga ini terus berlanjut hingga malam hari. Ketegangan mencapai puncaknya ketika warga mulai membakar barang-barang yang diduga milik penghuni rumah.

Dalam orasinya, warga mendesak polisi untuk bertindak tegas terhadap jaringan narkoba di wilayah mereka.

Terdengar pula teriakan mendesak aparat segera menutup lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba serta menangkap seorang pria berinisial MA yang disebut-sebut sebagai pengedar sabu.

Atas kejadian itu seorang anak dan tiga orang anggota kepolisian jadi korban. (MAN)

 

 

 

Pos terkait