Menperin Buka IIMS 2026, Diharapkan Memperkuat Fondasi Industri Otomotif Nasional

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita resmi membuka ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
banner 468x60

JAKARTA, LM – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita membuka Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, pameran otomotif tahunan yang digelar di JIExpo Kemayoran, Kamis (5/2?2026).

Dalam sambutannya Agus berharap, IIMS 2026 dapat menjadi katalis penting dalam mempercepat pemulihan sekaligus memperkuat fondasi industri otomotif nasional.

“Saya berharap penyelenggaraan IIMS 2026, dapat menjadi katalis penting untuk mempercepat pemulihan sekaligus memperkuat fondasi industri otomotif di Indonesia,” kata Agus dalam seremoni pembukaan pameran otomotif tahunan tersebut yang digelar di JIExpo Kemayoran, Kamis, (5/2?2026).

Menurut Agus, penyelenggaraan IIMS secara konsisten menunjukkan pertumbuhan transaksi yang signifikan sejak 2023 hingga 2025. Selama periode tersebut, nilai transaksi IIMS tercatat terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 23 persen per tahun.

Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa industri otomotif nasional masih memiliki daya tahan dan potensi besar di tengah tantangan global.

“Ini merupakan penyelenggaraan IIMS yang ketiga kalinya secara berturut-turut, dan dari tahun ke tahun pertumbuhannya konsisten. Transaksi terus meningkat dari 2023, 2024, hingga 2025,” ujarnya.

Agus juga mengungkapkan, bahwa sepanjang kuartal I hingga kuartal III tahun 2025, pertumbuhan industri manufaktur Indonesia mencapai 5,17%. Angka tersebut setara dengan peningkatan nilai sebesar Rp92,16 triliun berdasarkan harga konstan.

“Dari Rp1.783 triliun di tahun 2024 meningkat menjadi Rp1.875,33 triliun pada tahun 2025, year on year. Dan angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,01 persen,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menekankan bahwa capaian tersebut menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya dalam 14 tahun terakhir, pertumbuhan manufaktur mampu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional selama dua kuartal berturut-turut, yakni pada kuartal II dan kuartal III tahun 2025.

“Jadi selama 14 tahun belakang selalu pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari pertumbuhan manufaktur. Sekarang dua kuartal terakhir pertumbuhan manufaktur lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi,” lanjut Agus.

Agus menilai kondisi ini merupakan arah yang ideal bagi perekonomian nasional. Menurutnya, sektor industri manufaktur seharusnya menjadi motor penggerak utama ekonomi, bukan sebaliknya.

Dia optimistis tren positif tersebut akan berlanjut dan berharap data resmi yang akan dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini kembali menunjukkan kontribusi dan pertumbuhan sektor manufaktur yang berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

“Mudah-mudahan dalam release yang akan kita dengar beberapa menit lagi (rilis BPS), yaitu kembali akan terlihat bahwa kontribusi, bahwa pertumbuhan manufaktur itu akan kembali berada di atas pertumbuhan ekonomi. Karena memang seharusnya seperti itu, manufaktur justru yang harus mengangkat ekonomi,” tegasnya.

Pameran IIMS tahun ini ditargetkan untuk mencapai total transaksi sebesar Rp8 triliun dan jumlah pengunjung sekitar 570 ribu orang.

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pasar otomotif Indonesia pada 2025 memang tidak dalam kondisi prima dengan volume retail di kisaran 833 ribu unit. Sementara 2024 sanggup terkumpul 889 ribu unit, terjadi penurunan sekitar 6,3 persen. (YAT)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *