Perayaan Lebaran Betawi di RW 08 Kampung Tanah 80 Klender Lestarikan Budaya Lokal dan Perkuat Silaturahmi

Perayaan Lebaran Betawi di RW 08 Kampung Tanah 80, Klender, Jakarta Timur.
banner 468x60

JAKARTA, LM – Perayaan Lebaran Betawi yang digelar di RW 08 Kampung Tanah 80, Klender, Jakarta Timur menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus melestarikan budaya Betawi agar tetap hidup di tengah masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur warga, mulai dari pengurus lingkungan hingga generasi muda.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pembina RW 08 Klender, Belly Bilalusalam menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai mampu memperkuat hubungan sosial warga. Belly mengatakan, Lebaran Betawi ini juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antarwarga.

“Sebagai pembina kami tentu mengapresiasi dan sangat mendukung kegiatan ini, karena menjadi moment guyub antar warga sekaligus menjaga tradisi budaya Betawi dalam seni maupun kuliner kepada semua elemen masyarakat. Sukses acaranya, bahagia warganya, berkah kampungnya,” kata Belly kepada wartawan, Minggu 3 Mei 2026.

Ketua Panitia Acara, Bang Syarif menjelaskan, perayaan ini bertujuan menghidupkan kembali budaya Betawi melalui berbagai pertunjukan seni dan kegiatan ekonomi masyarakat.

“Gelaran acara Lebaran Betawi RW 08 Kampung Tanah 80 Klender adalah menghidupkan kembali budaya dan adat Betawi ke warga masyarakat seperti pencak silat, palang pintu, serta lenong betawi, pada kesempatan ini juga kami menggelar bazar UMKM untuk warga,” tuturnya.

Ketua RW 08 Klender, Azis Firman, menambahkan bahwa acara ini merupakan penyelenggaraan perdana yang melibatkan seluruh unsur masyarakat di wilayahnya.

“Lebaran Betawi yang kami selenggarakan ini adalah perdana kami buat yang melibatkan seluruh stakeholder RW, RT, Karang Taruna, dan masyarakat,” ujarnya.

Dari kalangan pemuda, dukungan juga terlihat kuat. Ketua Karang Taruna RW 08 Klender, Haryo, menyebut kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat generasi muda untuk terus melestarikan budaya daerah.

“Kegiatan ini menambah ghiroh kami anak-anak muda untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan Betawi,” kata Haryo.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Camat Duren Sawit, Kelik, serta Lurah Klender, Rachman. Keduanya menyatakan komitmen pemerintah untuk mendukung penyelenggaraan Lebaran Betawi dengan cakupan yang lebih luas di masa mendatang.

“Untuk tahun berikutnya pemerintah siap berkolaborasi pada acara lebaran Betawi yang lebih luas lagi wilayah cakupannya,” katanya.

Dengan menghadirkan pertunjukan seni tradisional seperti pencak silat, palang pintu, hingga lenong Betawi, serta bazar UMKM warga, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan.

Selain memperkuat identitas budaya lokal, Lebaran Betawi juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil di lingkungan sekitar. (YAT)

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *