Tangkap Buron Narkoba 3 Polisi Lampung Utara Luka, DPO Tewas Tertembak

Kasi Humas Polres Lampung Utara, Iptu Herawati.
banner 468x60

LAMPUNG, LM – Dalam pengejaran dan penangkapan buronan kasus narkoba dan kepemilikan senjata api ilegal di Lampung Utara berujung baku tembak pada Selasa (25/8/2026) dini hari.

Dalam baku termbak tersebut tiga anggota Polres Lampung Utara terluka dalam peristiwa di Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik. Buronan berinisial PHP dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Buronan berinisial PHP (30) tewas setelah terlibat baku tembak dengan polisi di Lampung Utara, sementara tiga anggota kepolisian mengalami luka.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari saat dihubungi dari Bandarlampung, Selasa, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, sekitar pukul 02.45 WIB.

“Benar, terjadi penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan senjata api di wilayah Lampung Utara. Dalam proses penindakan tersebut terjadi perlawanan menggunakan senjata api sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur,” katanya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan senjata api.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di kawasan Muara Jaya dan mendapati adanya kegiatan hiburan musik.

Saat petugas hendak melakukan pengamanan, PHP disebut melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata api ke arah petugas sehingga terjadi baku tembak.

“Dalam kejadian tersebut, seorang pria berinisial PHP (30) tewas setelah terlibat baku tembak dengan petugas. Sementara itu, tiga anggota polisi mengalami luka,” kata Yuni.

Tiga anggota polisi yang terluka masing-masing berinisial AA yang mengalami luka tembak pada kaki kanan, AAC mengalami luka gores pada pelipis, serta BA mengalami luka tembak pada bagian perut.

Ketiganya dibawa ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi untuk mendapatkan perawatan. BA kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandarlampung, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Polisi mengamankan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna krom dengan gagang cokelat dari lokasi kejadian.

Selain itu, petugas mengamankan dua butir amunisi kaliber 9 milimeter dan tiga selongsong peluru.

Yuni mengatakan PHP merupakan DPO Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara.

Polisi juga menduga PHP terkait dengan jaringan peredaran senjata api ilegal di wilayah tersebut.

“Saat ini penyidik masih mendalami keterkaitan PHP dengan jaringan lainnya. Kami akan mendalami asal-usul senjata api tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat,” katanya. (ANT/FRN)

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *