JAKARTA, LM – Enesis Group melalui Brand Antis menyelenggarakan program Corporate Social Responsibility (CSR) School bertajuk “Gerakan Tangan Bersih” di di SDN 20 Utan Kayu Selatan dan SDN 02 Mampang Prapatan. Gerakan ini untuk memperingati Global Handwashing Day atau Hari Cuci Tangan Sedunia yang jatuh pada 15 Oktober 2026.
Pihak penyelenggara meyakini bahwa kebersihan tangan dinilai sebagai salah satu langkah mendasar yang krusial dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kebiasaan hidup sehat sering kali berawal dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh anak-anak.
Melalui program ini, para siswa diedukasi mengenai cara dan waktu yang tepat untuk mencuci tangan dengan baik dan benar, serta penggunaan hand sanitizer secara tepat sebagai pelengkap kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
Edukasi interaktif tersebut diharapkan dapat menekan angka penyebaran penyakit dan menanamkan kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri di lingkungan sekolah maupun rumah.
Untuk mendukung penerapannya di sekolah, Enesis Group juga membagikan produk Antis kepada siswa dan guru.
Selain itu, masing-masing sekolah menerima dua dispenser hand sanitizer Antis dan satu jerigen Antis. Dukungan sarana tersebut diharapkan memudahkan warga sekolah mengubah pesan edukasi menjadi praktik yang terus diingat dan dilakukan.
Head of Human Resources, Services and Public Relations Enesis Group, RM Ardiantara menegaskan bahwa perubahan perilaku menjadi tujuan utama dari program ini.
“Kami percaya edukasi kesehatan yang berdampak bukan hanya membuat anak-anak tahu apa yang benar, tetapi membantu mereka terbiasa melakukannya. Sekolah memiliki peran penting karena disinilah kebiasaan dibentuk melalui contoh, pengulangan, dan saling mengingatkan.”
“Melalui CSR School bersama Antis, kami ingin Gerakan Tangan Bersih tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari, melainkan menjadi bagian dari keseharian siswa, baik di sekolah maupun di rumah,” ujar RM Ardiantara.
Untuk memperluas pesan edukasi dari siswa kepada siswa, program ini juga melibatkan 10 siswa yang dipilih sebagai Duta Kelas. Para duta mendapat peran untuk menyampaikan kembali edukasi Gerakan Tangan Bersih dan penggunaan hand sanitizer Antis kepada teman-teman sekelasnya.
Pendekatan antar teman sebaya ini memberi ruang bagi anak-anak untuk tidak hanya menjadi penerima pesan, tetapi juga penggerak kebiasaan baik di lingkungannya.
Program Duta Kelas akan berlanjut hingga November 2026. Pada akhir periode, satu kelas terbaik dari masing-masing sekolah akan dipilih sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi dan konsistensi penerapan pesan kebersihan tangan.
Dengan menggabungkan edukasi, fasilitas pendukung, dan keterlibatan aktif siswa, Enesis Group berharap inisiatif ini dapat memberi dampak yang melampaui hari pelaksanaan kegiatan.
Melalui Gerakan Tangan Bersih, Enesis Group menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kontribusi kesehatan yang tidak hanya bertumpu pada inovasi produk, tetapi juga pada edukasi preventif dan pemberdayaan komunitas sekolah.
Sebab, kebiasaan kecil yang tumbuh sejak dini dapat menjadi bekal penting bagi generasi yang lebih peduli pada kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. (SWD)










